IBX59210191C95E4 Spondiloartritis - Sarehat Blog's

Spondiloartritis



Spondiloartritis adalah penyakit inflamasi rematik yang menyerang tulang belakang, sendi dan entesis (dimana sisi insersi jaringan pengikat sendi, urat, atau kapsul artikular dalam tulang, sebagai contoh : tendonitis archiles, plantar fasciitis). Itu merupakan kelompok  gabungan berbagai penyakit yang berhubungan: Spondilitis ankilosing, artritis psoriatik, artritis enteropatik, artritis reaktif, and spondiloartritis tidak terdiferensiasi.

Penyebab



Kondisi keluarga ini dikenal sebagai penyakit auto imun kronik dengan penyebab tidak diketahui, tetapi gen mungkin berperan dan pemicu infektif kadang hadir.

Gejala
Pada spondiloartritis, terdapat inflamsi tulang belakang, sendi dan antesis. Jika melibatkan jari tangan dan kaki, mungkin bengkak dan tampak seperti ‘jari sosis’.
Semua penyakit ini menunjukkan berbagai gejala dan tanda, tetapi berbagi banyak kemiripan, termasuk:

Sakroiliitis (inflamasi sendi antara pelvis dan tulang belakang) dan spondilitis (inflamasi sendi  antara tulang belakang).
Kehadiran entesitis (inflamasi entesis) (digambarkan di atas)
Ketidakhadiran tes darah positif tanpa penyebab yang diketahui, tetapi gen mengkin berperan sebagai faktor rematoid (‘seronegatif’)
Kecenderungan untuk terjadi lebih sering dari kadang-kadang pada satu anggota keluarga  

Tipe dari Spondyloarthritis
 Ankilosing Spondilitis (AS)
Ankilosing Spondilitis adalah penyakit jangka panjang yang mempengaruhi sendi pada tulang belakang, pelvis dan, seringnya, sendi peripheral seperti panggul, lutut, tumit dan kaki juga. Masalah utama adalah inflamasi kronik yang akhirnya menyebabkan tulang belakang melebur menyatu.
Kondisi biasanya mulai dengan nyeri pinggang yang memburuk di malam hari, di pagi hari, atau setelah lama tidak aktif, dan cenderung membaik dengan olah raga. Penyebaran terbatas pada dada mungkin terjadi sebagai hasil inflamasi sendi antar tulang rusuk. Seiring dengan perkembangan penyakit, beberapa bagian tulang belakang mungkin terserang.
Penyakit ini menyerang lebih banyak pria dibandingkan wanita walaupun wanita juga terserang. Kecenderungan mulai antara usia 20 dan 40. Faktor resikonya termasuk memiliki anggota keluarga yang terkena dan jenis kelamin pria.

Diagnosis Gejala
Adalah penting bahwa Anda memberikan sejarah rinci gejala kepada dokter, seringnya, diagnosis dibuat berdasarkan gejala Anda. Gejala khusus ankilosing spondilitis termasuk postur bungkuk dan nyeri punggung yang memburuk di malam hari, di pagi hari, atau setelah lama tidak aktif, dan cenderung membaik dengan olah raga.

Leher, panggul dan tumit nyeri dan bengkak pada bahu, lutut dan tumit, kekakuan punggung, penyebaran terbatas pada dada dan daya gerak yang melibatkan tulang belakang dan panggul, lemas, demam, kehilangan selera makan, kehilangan berat badan juga merupakan gejala. Komplikasi tidak umum lainnya termasuk inflamasi mata, fibrosis paru dan penyakit katup jantung.

Artritis Psoriatik
Psoriatik adalah ruam bersisik yang dapat menyerang bagian tubuh manapun, tetapi paling sering sikut, lutut dan kepala. Pada sekitar 5 – 10% pasien dengan psoriasis, arthritis juga terjadi, menimbulkan artritis psoriatik. Selain dari keterlibatan tulang belakang, pelvis dan sendi, artritis psoriatic juga diserti dengan perubahan kuku tangan dan kaki seperti lubang kecil.

Artritis Enteropatik
Artritis enteropatik adalah bentuk spondiloartritis yang dihubungkan dengan penyakit inflamasi usus, seperti penyakit Crohn atau kolitis ulsertif, yang biasnaya menyebabkan inflamasi usus. Sekitar 1 dari 6 orang dengan penyakit inflamasi usus akan menderita artritis enteropatik menyerang tulang belakang dan sendi.

Artritis Reaktif
Artritis reaktif merujuk pada tipe spondiloartritis yang disebabkan oleh bakteri tertentu yang menyebabkan gastroenteritis atau infeksi saluran kencing. Sindrom Reiter merupakan bentuk artritis reaktif yang juga mempengaruhi mata dan kulit.

Spondiloartritis Tidak Terdiferensiasi
Tidak semua pasien memiliki gejala dan tanda klasik yang sangat pas untuk satu dari kategori tersebut diatas, khususnya pada awal penyakit. Pada kasus tersebut, istilah, spondiloartritis tidak terdiferensiasi bisa digunakan.

Pencegahan

Walaupun tidak ada pencegahan atau pengobatan untuk spondiloartritis, kesadaran factor resiko dan gejala memungkinkan deteksi dini dan pengobatan. Hubungi dokter jika Anda memiliki gejala berkesan spondiloartritis  atau jika Anda sudah didiagnosa denganya dan gejala baru atau komplikasi timbul.

Diagnosis

Sebagai tambahan untuk mengambil sejarah dan pemeriksaan, dokter Anda mungkin merekomendasikan tes darah tertentu seperti jenis ukur darah, ESR, HLA-B27, dan x-rays tulang belakang dan pelvis untuk mendukung diagnosis.

HLA-B27 dikenal sebagai petanda genetic untuk ankilosing spondilitis. Namun, sebagian individu HLA-B27 tidak mengidap penyakit, maka dari itu tidak disarankan untuk melakukan tes jika Anda tidak memiliki gejala ankilosing spondilitis. Operasi mungkin jarang terjadi walaupun Anda memiliki saudara yang terkena.

Pilihan Pengobatan
Sebagai pengobatan pertama kali, dokter Anda memberi resep obat anti-inflamasi non-steroid (NSAID) untuk mengurangi inflamasi dan nyeri. Sekali-kali kortikostreroid diresepkan untuk penggunaan jangka pendek untuk menekan inflamasi yang tidak diinginkan. Kadang obat yang lebih keras seperti metotrexat atau sulfasalazin diresepkan jika Anda tidak merespon NSAID dengan baik atau ketergantungan pada steroid dosis tinggi.

Obat-obatan yang lebih baru disebut TNF bloker yang menghalangi protein inflamatori, telh menunjukkan efektivitas tinggi dalam mengobati artritis sendi juga artritis tulang belakang. Kelompok obat-obatan ini termasuk Enbrel®, Remicade® and Humira®.

Operasi mungkin sangat jarang diperlukan jika sendi rusak parah dan terdapat perubahan degenerasi  sekunder signifikan.

Pentingnya Olah Raga
Olah raga berperan sangat penting membantu untuk meningkatkan postur dengn mengurangi kekakuan dan nyeri. Sebagian besar pasien mendapat keuntungan dari olah raga setiap hari di rumah sesuai rekomendasi fisioterapis. Tidk aktif berlebih tentunya meningkatkan resiko peleburan tulang belakang. Namun, harap ingat jika Anda memiliki Ankilosing Spondilitis, Anda harus menghindari olah raga tekanan tinggi dan angkat berat karena meningkatnya resiko retaknya tulang belakang.

Pandangan
Gejala spondyloarthritis mungkin memburuk, stabil pada tahap tertentu, atau meringan. Rangkaian penyakit menjadi tidak terduga. Gejala datang dan pergi kapan saja. Namun, kecuali ada gejolak utama, sebagian besar orang dapat melakukan aktivitas harian secara normal jika penyakit tetap terkendali.

Pada kasus lebih ekstrim atau jangka panjang, kerusakan sendi dan tulang dapat menyebabkan peleburan sendi tulang belakang atau daerah lainnya, yang pada akhirnya dapat mempengaruhi cara berjalan dan fungsi. Karena spondiloartritis merupakan penyakit kronis, janji ulang dokter jangka panjang disarankan.

No comments

Powered by Blogger.