IBX59210191C95E4 Amaryl - Sarehat Blog's

Amaryl

Image result for amaryl
Amaryl adalah obat penurun gula darah oral yang digunakan sebagai terapi penyokong bersama-sama dengan pengaturan pola makan dan olahraga untuk mengontrol kadar gula dalam darah pada pederita diabetes mellitus tipe 2 (kencing manis). Amaryl mengandung zat aktif glimepiride, tergolong ke dalam obat sulfonylurea generasi ke 2, bekerja dengan meningkatkan produksi insulin pada pankreas, kemudian insulin akan menurunkan kadar gula darah dengan membantu pemasukan gula ke dalam sel. Amaryl tersedia dalam bentuk tablet 1mg, 2mg, 3mg, dan 4mg. Tablet 2mg berwarna hijau.

Amaryl dikontraindikasikan pada keadaan berikut ini:
Pasien yang diketahui alergi terhadap glimepiride, obat lain pada golongan sulfonylurea(glibenclamid), atau obat-obatan yang mengandung sulfonamide seperti cotrimoxazole, sulfamethoxazole;
    Pasien dengan gagal fungsi hati;
    Pasien dengan gagal fungsi ginjal;
    Pasien dalam keadaan koma diabetik, yaitu keadaan penurunan kesadaran akibat kadar gula darah yang terlalu tinggi;
    Pasien dengan diabetes mellitus tipe 1, tidak disarankan untuk menggunakan obat ini;
    Amaryl tergolong ke dalam obat kategori C oleh Food and Drug Association. Obat ini boleh digunakan pada keadaan hamil dan menyusui.
EFEK SAMPING
    Reaksi alergi seperti peradangan pada kulit dan pembuluh darah yang ditandai dengan ruam pada kulit yang gatal. Pada beberapa kasus dapat berlanjut menjadi reaksi alergi yang lebih parah dan menyebabkan kesulitan napas, penurunan tekanan darah, bahkan syok;
    Hipoglikemia, yaitu keadaan dimana kandungan glukosa darah menurun secara abnormal dintandai dengan nyeri kepala, berkeringat, berdebar-debar,  mual, muntah, mengantuk, bahkan penurunan kesadaran sampai koma hipoglikemi. Pasien dengan gejala awal seperti ini pasien segera diberikan suplemen glukosa seperti blok glukosa atau teh manis. Bila berlanjut  sampai pasien kehilangan kesadaran, segera dibawa ke rumah sakit;
    Penurunan produk sel darah baik eritrosit, leukosit, ataupun trombosit;
    Fungsi hati yang abnormal ditandai dengan kulit dan bagian putih pada mata menjadi kuning;
    Penggunaan amaryl juga dapat meningkatkan berat badan pasien;
    Amaryl mengandung laktosa, pada pasien dengan intoleransi laktosa dapat menyebabkan diare.
DOSIS
Amaryl diberikan dengan dosis awal 1mg sekali sehari, bila perlu dosis dapat ditingkatkan sesuai dengan kadar gula darah pasien setiap 1 sampai 2 minggu. Dosis maksimal yang direkomendasikan adalah 6mg sehari. Kombinasi penggunakan obat ini dengan obat penurun gula darah yang lain perlu dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

No comments

Powered by Blogger.