IBX59210191C95E4 10 Penyakit yang Disebabkan oleh Rokok - Sarehat Blog's

10 Penyakit yang Disebabkan oleh Rokok


Sosialisasi tentang bahaya merokok –dan puluhan penyakit yang disebabkan oleh rokok– terus beredar di berbagai media, namun tetap saja angka perokok terus meningkat dan semakin mengkhawatirkan. Lebih dari 4 juta orang meninggal setiap tahunnya yang dikaitkan dengan rokok dan kebiasaan merokok, berdasarkan data dari WHO.



Rokok mengandung nikotin, yaitu zat sangat adiktif dan menyebabkan kecanduan. Selain itu, rokok memberikan efek buruk pada hampir setiap organ tubuh, menyebabkan banyak penyakit mematikan, dan menigkatkan resiko kematian secara signifikan.

Penyakit yang diakibatkan oleh rokok dan kebiasaan merokok

Rokok membunuhmu! Tapi sebelum mati, perokok sangat mungkin terserang beberapa penyakit dan kondisi kesehatan yang sangat mematikan. Berikut adalah daftar penyakit mengerikan yang berhubungan dengan kebiasaan merokok:
Kanker paru-paru
Faktanya, lebih banyak orang yang meninggal akibat kanker paru-paru dibandingkan dengan jenis kanker yang lain. Dan bisakah anda menebak apa faktor resiko tertinggi penyebab kanker peru-paru? Ya! Merokok. Setidaknya 87 persen kematian akibat kanker paru-paru dihubungkan dengan merokok.
Rokok mengandung ribuan bahan kimia berbahaya yang, jika masuk ke paru-paru, bisa merangsang pertumbuhan sel tidak normal (alias: kanker) di paru-paru.
Penyakit paru-paru kronis (COPD)
COPD, atau Chronic Obstructive Pulmonary Disease, adalah sekumpulan penyakit paru kronis yang menghambat aliran udara ketika menarik napas dan menimbulkan kesulitan bernapas. Karena sifatnya kronis, maka kerusakan paru ini tidak bisa lagi disembuhkan.
Bronchitis dan asma kronis adalah kondisi yang sering ditemui pada penderita COPD, dan sangat rentan terhadap infeksi paru-paru.
COPD sangat erat dihubungkan dengan asap rokok, baik oleh perokok aktif maupun perokok pasif yang terpapar asap rokok secara terus menerus. Berdasarkan data dari Lung.org, COPD merupakan penyebab kematian tertinggi nomor tiga di USA, dan 80% disebabkan oleh rokok.
Penyakit jantung
Merokok sangat buruk bagi jantung. Merokok dapat menyebabkan penyumbatan dan penyempitan pembuluh darah arteri, yang berarti semakin sedikit suplai darah dan oksigen yang mengalir ke jantung.
Penyakit jantung adalah penyebab kematian tertinggi di dunia. Rokok meningkatkan resiko penyakit jantung hingga 4 kali! Menjauhkan diri dari merokok dan asap rokok sangat penting untuk kesehatan jantung dan organ vital lainnya.
Stroke
Serupa dengan meningkatnya resiko penyakit jantung, rokok juga menghambat aliran darah dan oksigen ke otak. Akibatnya sel-sel otak akan mati perlahan akibatnya menurunnya suplai oksigen.
Stroke terjadi ketika sebuah gumpalan menyumbat aliran darah ke bagian ke otak, atau ketika pembuluh darah di sekitar otak pecah.
Asma
Asma adalah salah satu penyakit paru kronis yang membuat penderitanya kesulitan untuk bernapas. Rokok merusak saluran pernapasan, dan dapat memicu serangan asma parah.
Walaupun asma lebih sering disebabkan oleh faktor genetik, namun merokok hanya akan memperparah kondisi asma seseorang.
Mengganggu kesehatan kehamilan dan janin
Merokok bisa menyebabkan gangguan yang serius bagi kehamilan, serta mengganggu kesehatan janin baik sebelum amupunsetelah kelahiran.
Beberapa gangguan yang bisa disebabkan oleh rokok bagi kehamilan antara lain:
  • Kehamilan ektopik
  • Keguguran
  • Cacat janin
  • Bayi lahir prematur
  • Bayi lahir dengan berat badan dibawah normal
  • Sindrom kematian bayi mendadak
Diabetes
Anda lebih mungkin terkena diabetes tipe 2 jika merokok. Resiko terserang diabetes meningkat sekitar 30-40% pada perokok dibandingkan orang yang tidak merokok.
Lebih jauh lagi, rokok meningkatkan resiko komplikasi diabetes pada penderita diabetes, seperti penyakit jantung dan ginjal, aliran darah yang buruk ke bagian kaki, kebutaan, hingga kerusakan saraf.
Gangguan pada mulut, gigi, dan gusi
Kandungan bahan kimia berbahaya pada rokok sangat mungkin memberikan efek buruk yang serius pada gigi, gusi, tulang rahang, jaringan mulut, dan seluruh bagian mulut.
Secara garis besar itu diakibatkan oleh menempelnya zat berbahaya di gigi, gusi, dan rongga mulut. Juga akibat terhambatnya aliran nutrisi ke bagian mulut akibat rokok.
Gangguan kesehatan pada mulut yang paling sering terjadi akibat merokok adalah:
  • Noda dan perubahan warna pada gigi.
  • Bau mulut.
  • Kerusakan gigi: akumulasi plak, pembusukan, dan gigi keropos.
  • Periodontal disease atau penyakit gusi, seperti gusi bengkak, dan infeksi gusi.
  • Kanker mulut
Kanker mulut
Kandungan zat karsinogen (zat penyebab kanker) yang melimpah pada rokok meningkatkan resiko pertumbuhan sel abnormal di bagian mulut dan tenggorokan. Hal ini menjadikan perokok 4 kali lebih mungkin terkena kanker mulut dibadingkan mereka yang tidak merokok.
Faktanya adalah, 90% dari penderita kanker mulut adalah perokok.
Rokok dapat mengiritasi, menghambat aliran darah dan nutrisi, serta memberi efek buruk pada bibir, rongga mulut bagian dalam, gigi dan gusi, hingga tenggorokan.
Lebih dari 10 jenis kanker lain
Rokok memberikan efek buruk pada hampir semua organ tubuh, dari luar hingga paling dalam. Berbagai jenis kanker terbentuk akibat rokok, atau diperparah oleh kebiasaan merokok. Selain kanker pada paru-paru dan mulut, merokok juga dihubungkan dengan lusinan jenis kanker lain, seperti:
  • kanker darah
  • kanker kandung kemih
  • kanker serviks
  • kanker payudara
  • kanker tenggorokan
  • kanker usus besar
  • kanker prostat
  • kanker hati
  • dan lain sebagainya.

Penyakit dan gangguan kesehatan lain akibat merokok

Efek buruk rokok tidak berhenti hanya pada penyakit-penyakit yang disebutkan di atas. Nikotin, tar, timbal, dan ribuan kimia berbahaya pada rokok bisa menyebabkan komplikasi negatif yang serius pada seluruh tubuh.
Beberapa jenis gangguan kesehatan yang dikaitkan dengan rokok antara lain:
  • Gangguan fungsi reproduksi pada pria dan wanita, termasuk menurunkan kesuburan, impotensi, dan menurunkan kualitas sperma pria.
  • Gangguan kesehatan kulit, seperti kerusakan jaringan bawah kulit, kulit kurang nutrisi, penuaan dini, jerawat, dan menghambat penyembuhan luka.
  • Nikotin dan asap rokok menyerang kesehatan mata dari luar dan dalam, seperti menghalangi asupan nutrisi ke mata, menurunkan ketajaman mata, menyebabkan katarak, dan degenerasi makula.
  • Menurunkan kualitas ASI pada ibu menyusui.
Untuk itu, jauhi rokok sebisa mungkin. Rokok menyebabkan kecanduan yang sangat kuat, sehingga akan sulit untuk menghentikannya ketika sudah mencobanya.
Dan bagi Anda yang merokok, Anda bisa mengurangi berbagai resiko penyakit berbahaya di atas secara signifikan jika Anda berhenti merokok. Berhenti merokok itu susah, namun bukan hal yang mustahil untuk dilakukan.

No comments

Powered by Blogger.